Langkah pertama adalah dengan membuat plat oksida cuprous (plat besi yang berkarat) berbentuk kotak, kemudian bersihkan salah satu sudut dengan amplas untuk disolder dengan kabel tembaga, plat tersebutakan berfungsi sebagai sisi negatif.Kemudian kita membuat plat positif dengan membentuk potongan U dari lembaran tembaga, sedikit lebih besar daripada plat oksida cuprous, dengan bagian dalam potongan U sedikit lebih kecil daripada plat oksida cuprous. Setelah itu solder kabel tembaga disalah satu sisi dari plat U tersebut. Rekatkan plat berbentuk U pada plastik bening CD bagian depan dengan lem silikon yang banyak agar tidak terjadi kebocoran. Pastikan bahwa koneksi solder benar-benar tertutup dengan lem, atau berada di luar lem – an berbentuk, seperti digambar.
/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-10/ani917.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-10/ani917.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */
Kamis, 20 Juli 2017
Membuat pembangkit listrik sederhana
Langkah pertama adalah dengan membuat plat oksida cuprous (plat besi yang berkarat) berbentuk kotak, kemudian bersihkan salah satu sudut dengan amplas untuk disolder dengan kabel tembaga, plat tersebutakan berfungsi sebagai sisi negatif.Kemudian kita membuat plat positif dengan membentuk potongan U dari lembaran tembaga, sedikit lebih besar daripada plat oksida cuprous, dengan bagian dalam potongan U sedikit lebih kecil daripada plat oksida cuprous. Setelah itu solder kabel tembaga disalah satu sisi dari plat U tersebut. Rekatkan plat berbentuk U pada plastik bening CD bagian depan dengan lem silikon yang banyak agar tidak terjadi kebocoran. Pastikan bahwa koneksi solder benar-benar tertutup dengan lem, atau berada di luar lem – an berbentuk, seperti digambar.
Rangkaian teknologi listrik
Rangkaian Dasar Listrik dan Elektronik

Untuk memahami sebuah sistem rangkaian listrik dan rangkaian elektronik, terlebih dahulu harus mengerti teori dasar listrik termasuk di antaranya pemahaman elektron dan besaran-besaran listrik dasar seperti kuat arus, tegangan, dan daya listrik; pengenalan kode dan simbol-simbol listrik; pemahaman rangkaian dasar listrik dan elektronik; dan cara kerja setiap komponen.
Rangkaian dasar listrik terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok yaitu:
1. Sumber tegangan. Sumber tegangan (Power Supply) dapat berupa tegangan AC (bolak-balik) 220-240 VAC dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) atau tegangan DC (searah) seperti halnya Accu (Battery)
2. Penghubung (konduktor). Berupa kawat tembaga, kabel, atau benda lain yang bersifat penghantar
3. Load (beban). Berupa perangkat listrik atau elektronik seperti televisi, kulkas, mesin cuci, komputer, motor listrik, radio, lampu, LED, dan lain-lain
Ketiga bagian pokok rangkaian listrik tersebut dapat dihubungkan atau diputus melalui sebuah switch (saklar). Ketika saklar ditutup, arus listrik akan mengalir dari sumber tegangan melalui beban sehingga beban akan bekerja, dan akan terputus ketika saklar dibuka untuk mematikan beban.
Macam macam teknologi listrik
Sumber energi listrik adalah benda yang dapat membangkitkan energi listrik dan berguna bagi kebutuhan manusia.banyak cara untuk membangkitkan sumber energi tersebut. di zaman modern ini telah ditemukan berbagai macam alat yang dapat mengkonversikan sumber daya alam menjadi sumber tenaga listrik. kita tahu bahwa dewasa ini listrik telah menjadi sebuah kebutuhan penting bagi manusia. karna sekarang sbagian besar peralatan yang kita gunakan sehari hari seuanya memerlukan listrik. oleh karena itu banyak penelitian yang berusaha menemukan cara untuk membangkitkan tenaga listrik tersebut karna semakin lama pengunaaan listrik oleh masyarakat semakin banyak. sampai saat ini sumber energi listrik yang suah kita kenal antara lain:
1. Elemen Volta
Alessandro Volta menciptakan sumber energi listrik yang disebut Elemen Volta. Elemen Volta terdiri dari lempengan seng (Zn) dan lempengan tembaga (Cu) yang dilarutkan ke dalam larutan asam sulfat encer (H2SO4). Reaksi antara larutan asam sulfat encer dan seng mengakibatkan lempengan seng bermuatan negatif. Sedangkan reaksi antara larutan asam sulfat encer dan tembaga mengakibatkan tembaga bermuatan negatif.
Jika lempeng tembaga dan lempeng seng kita hubungkan dengan sebuah lampu kecil, maka lampu itu akan menyala. Tetapi beberapa lama kemudian terjadi gelembung-gelembung gas pada lempeng tembaga. Gelembung-gelembung gas itu menghalangi arus listrik. Jadi, Elemen Volta hanya dapat dipakai sebagai sumber energi listrik untuk beberapa saat saja.
Teknologi Listrik
Pengertian energi Listrik
Energi listrik adalah energi yang berasal dari muatan listrik yang menyebabkan medan listrik statis atau gerakan elektron dalam konduktor (pengantar listrik) atau ion (positif atau negatif) dalam zat cair atau gas. Energi listrik dinamis dapat diubah menjadi energi lain dengan tiga komponen dasar, sesuai dengan sifat arus listriknya. Sedanghkan menurut wikipedia energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan oleh peralatan listrik.Ada dua jenis arus listrik yaitu arus listrik searah atau biasa di sebut arus DC dan arus listrik bolak balik atau yang biasa di sebut arus AC.
Selasa, 30 Mei 2017
Pengaruh radiasi matahari terhadap kehidupan di bumi
PENGARUH RADIASI MATAHARI TERHADAP KEHIDUPAN DI BUMI

Matahari merupakan sumber utama energi bagi kehidupan. Pengaruh radiasi matahari sangat banyak meliputi pengunaan untuk pemanasan/mengeringkan, penguapan dan pencahayaan alami dalam bangunan di siang hari, pertanian, kehutanan, perikanan, peternakan, pengairan, lingkungan hidup, kesehatan, bangunan, kesehatan dan berbagai kegunaan yang sangat praktis (Kamaluddin,2010)
Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari
Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.
Dengan penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5°[1], maka tidak setiap oposisi bulan dengan Matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana Matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara Matahari dengan bumi.
Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar Matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.
Ketika gerhana bulan sedang berlangsung, umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana (salat khusuf).[butuh rujukan]
Langganan:
Postingan (Atom)
