/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-10/ani917.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/anime/ani-10/ani917.png), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */

Kamis, 20 Juli 2017

Rumah Gadang

Rumah Gadang atau Rumah Godang adalah nama untuk rumah adat Minangkabau yang merupakan rumah tradisional dan banyak di jumpai di provinsi Sumatera BaratIndonesia. Rumah ini juga disebut dengan nama lain oleh masyarakat setempat dengan nama Rumah Bagonjong atau ada juga yang menyebut dengan nama Rumah Baanjuang.[1].
Rumah dengan model ini juga banyak dijumpai di sumatra barat, Namun tidak semua kawasan di Minangkabau (darek) yang boleh didirikan rumah adat ini, hanya pada kawasan yang sudah memiliki status sebagai nagari saja Rumah Gadang ini boleh didirikan. Begitu juga pada kawasan yang disebut dengan rantau, rumah adat ini juga dahulunya tidak ada yang didirikan oleh para perantau Minangkabau.

Fungsi


Rumah Gadang sebagai tempat tinggal keluarga besar di Minangkabau, terutama kaum perempuan.
Rumah Gadang sebagai tempat tinggal bersama, mempunyai ketentuan-ketentuan tersendiri. Jumlah kamar bergantung kepada jumlah perempuan yang tinggal di dalamnya. Setiap perempuan dalam kaum tersebut yang telah bersuami memperoleh sebuah kamar. Sementara perempuan tua dan anak-anak memperoleh tempat di kamar dekat dapur. Gadis remaja memperoleh kamar bersama di ujung yang lain.
Seluruh bagian dalam Rumah Gadang merupakan ruangan lepas kecuali kamar tidur. Bagian dalam terbagi atas lanjar dan ruang yang ditandai oleh tiang. Tiang itu berbanjar dari muka ke belakang dan dari kiri ke kanan. Tiang yang berbanjar dari depan ke belakang menandai lanjar, sedangkan tiang dari kiri ke kanan menandai ruang. Jumlah lanjarbergantung pada besar rumah, bisa dua, tiga dan empat. Ruangnya terdiri dari jumlah yang ganjil antara tiga dan sebelas.
Rumah Gadang biasanya dibangun di atas sebidang tanah milik keluarga induk dalam suku/kaum tersebut secara turun temurun[2] dan hanya dimiliki dan diwarisi dari dan kepada perempuan pada kaum tersebut[3]. Dihalaman depan Rumah Gadang biasanya selalu terdapat dua buah bangunan Rangkiang, digunakan untuk menyimpan padi. Rumah Gadang pada sayap bangunan sebelah kanan dan kirinya terdapat ruang anjung (Bahasa Minang: anjuang) sebagai tempat pengantin bersanding atau tempat penobatan kepala adat, karena itu rumah Gadang dinamakan pula sebagai rumah Baanjuang. Anjung pada kelarasan Koto-Piliang memakai tongkat penyangga, sedangkan pada kelarasan Bodi-Chaniago tidak memakai tongkat penyangga di bawahnya. Hal ini sesuai filosofi yang dianut kedua golongan ini yang berbeda, golongan pertama menganut prinsip pemerintahan yang hierarki menggunakan anjung yang memakai tongkat penyangga, pada golongan kedua anjuang seolah-olah mengapung di udara. Tidak jauh dari komplek Rumah Gadang tersebut biasanya juga dibangun sebuah surau kaum yang berfungsi sebagai tempat ibadah, tempat pendidikan dan juga sekaligus menjadi tempat tinggal lelaki dewasa kaum tersebut yang belum menikah.

Rumah Joglo

Joglo adalah rumah adat masyarakat Jawa. Bagian-bagian joglo yaitu :
  1. pendapa.
  2. pringgitan.
  3. dalem.
  4. sentong.
  5. gandok tengen.
  6. gandok kiwo.
Bagian pendapa adalah bagian paling depan Joglo yang mempunyai ruangan luas tanpa sekat-sekat, biasanya digunakan sebagai tempat pertemuan untuk acara besar bagi penghuninya. Seperti acara pagelaran wayang kulit, tari, gamelan dan yang lain. Pada waktu ada acara syukuran biasanya sebagai tempat tamu besar. Pendopo biasanya terdapat soko guru, soko pengerek, dan tumpang sari.
Bagian Pringgitan adalah bagian penghubung antara pendopo dan rumah dalem. Bagian ini dengan pendopo biasanya di batasi dengan seketsel dan dengan dalem dibatasi dengan gebyok. Fungsi bagian pringgitan biasanya sebagai ruang tamu.
Bagian Dalem adalah bagian tempat bersantai keluarga. Bagian ruangan yang bersifat lebih privasi.

Daftar Rumah Adat Indonesia

Indonesia, dengan wilayah yang begitu luas, tentunya banyak memiliki kekayaan, keberagaman adat istiadat, kebudayaan, suku, dan lainnya. Begitu halnya dengan rumah-rumah tradisional yang ada di setiap propinsi, itu mencerminkan bahwa nenek moyang bangsa ini adalah para arsitek yang sangat handal. Rumah tradional tidak hanya indah dan unik tampak dari segi visual saja, tetapi mengandung makna dan simbol tertentu sesuai dengan adat mereka masing-masing. Belum lagi mereka sudah memikirkan bagaimana rumah ini akan tahan terhadap situasi apapun, awet sampai berabad-abad lamanya.

Daftar Rumah Adat di Indonesia


Pulau Sumatera

Nomor 
PropinsiNama Rumah AdatGambar/foto Rumah adatKeterangan
1Nanggroe Aceh DarussalamRumoh Acehrumah adat di Indonesia-
2Sumatera UtaraRumah Balai Batak Toba rumah adat di indonesia-
3Sumatera BaratRumah Gadang rumah adat di Indonesia-
4Riau1. Balai Salaso Jatuh  atau   Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar
2. Rumah Melayu Atap Belah Bubung
3. Rumah Melayu Atap Lipat Kajang
4. Rumah Melayu Atap Lontik
rumah adat di Indonesia-
5Kepulaua RiauRumah Melayu Atap Limas Potongrumah adat di Indonesia-
6JambiRumah Panggung rumah adat di Indonesia-
7BengkuluRumah Bubungan Limarumah adat di Indonesia-
8Sumatera SelatanRumah Limas rumah adat di Indonesia-
9Bangka BelitungRumah Rakit, Rumah Limas rumah adat di Indonesia-
10Lampung-rumah adat di Indonesia-
Pulau Jawa
11Jawa BaratRumah Kasepuhan rumah adat di Indonesia-
12BantenRumahrumah adat di indonesia-
13DKI Jakarta1. Rumah Kebaya
2. Rumah Gudang
 rumah adat di Indonesia-
14Jawa TengahRumah Joglo rumah adat di Indonesia-
15D.I. YogyakartaRumah Joglo rumah adat di Indonesia-
16Jawa TimurRumah Joglorumah adat di indonesia-
Pulau Kalimantan
17Kalimantan BaratRumah Panjangrumah adat di Indonesia-
18Kalimantan TengahRumah Betangrumah adat di Indonesia-
19Kalimantan UtaraRumah Baloy rumah adat di Indonesia-
20Kalimantan TimurRumah Laminrumah adat di Indonesia-
21Kalimantan SelatanRumah Banjarrumah adat di indonesia-
Pulau Bali
22BaliGapura Candi Bentarrumah adat di Indonesia-

Manfaat teknologi listrik

1. Sebagai Penerangan
Saat malam hari, manfaat energi listrik bisa dijadikan sebagai sumber penerangan. Energi listrik bisa digunakan untuk menyalakan lampu. Dahulu kala saat energi listrik belum masuk ke desa-desa, penerangan hanya dilakukan menggunakan lampu minyak biasa. Saat ini harga minyak bumi mahal harganya, sehingga manfaat minyak bumi atau minyak tanah semakin langka dan semakin mahal.
2. Sumber Energi
Energi listrik dijadikan sebagai sumber energi. Disebut sumber energi karena listrik bisa dijadikan sebagai penghasil energi. Misalnya saja adalah sumber energi untuk menghidupkan berbagai macam peralatan rumah tangga dan juga peralatan elektronik lainnya.
3. Sarana Hiburan
Sarana hiburan bisa menggunakan energi listrik, sebabnya adalah banyak alat-alat dan media hiburan yang menggunakan energi listrik. Misalnya manfaat sosial media dari smartphone, playstation atau game elektronik lainnya yang membutuhkan listrik.

Listrik tanpa kabel

LISTRIK TANPA KABEL

TRANSFER LISTRIK TANPA KABEL

Apakah anda pernah membayangkan, semua instalasi listrik di rumah anda menggunakan sistem wireless atau instalasi listrik tanpa kabel, tanpa ada kabel berseliweran atau menempel di dinding sedikitpun. Mirip dengan teknologi bluetooth atau wireless yang sudah di terapkan pada berbagai perangkat elektronika saat ini.
Dan kayaknya semua itu bukanlah mustahil, sebab baru– baru ini dari sumber yang terpercaya menyebutkan, telah ada penelitian atau lebih tepatnya para peneliti telah mengembangkan dan sedang menguji coba teknologi ini pada rangkaian listrik. Dan jika hal itu telah 100% berhasil dan mulai di distribusikan massal, maka tak ayal lagi rumah anda akan benar- benar steril dari sistem perkabelan seperti saat sekarang.
Proyek yang telah di mulai sekitar satu dekade yang lalu, tepatnya tahun 2006 oleh para profesor atau peneliti dari Massachusetts Institute of Technology atau MIT sepertinya saat ini sudah mulai menampakkan hasil. Proyek yang di namai witricity ini pada tahun 2007 juga mendapat dukungan dari perusahaan raksasa intel. Mereka sangat antusias dan yakin akan keberhasilan proyek tersebut beberapa tahun mendatang. Dan dapat sepenuhnya di rasakan manfaatnya oleh masyarakat banyak.

Membuat pembangkit listrik sederhana

Kita dapat mencoba untuk mengetahui Cara membuat Solar Cell sel surya dengan mempersiapkan kotak CD bekas yang terbuat dari plastik bening, lempengan besi & tembaga yang berguna sebagai konduktor, kabel tembaga dan lem silikon.
Langkah pertama adalah dengan membuat  plat oksida cuprous  (plat besi yang berkarat) berbentuk kotak, kemudian bersihkan  salah satu sudut dengan amplas untuk disolder dengan kabel tembaga, plat tersebutakan berfungsi sebagai sisi negatif.Kemudian kita membuat plat positif dengan membentuk potongan U  dari lembaran tembaga, sedikit lebih besar daripada plat oksida cuprous, dengan bagian dalam potongan U sedikit lebih kecil daripada plat oksida cuprous. Setelah itu solder kabel tembaga disalah satu sisi dari plat U tersebut. Rekatkan plat berbentuk U pada plastik bening CD bagian depan dengan lem silikon yang banyak agar tidak terjadi kebocoran. Pastikan bahwa koneksi solder benar-benar tertutup dengan lem, atau berada di luar lem – an berbentuk, seperti digambar.
Gambar diatas menunjukkan sisi belakang dari solar cell (di sisi yang tidak menghadap matahari). Dan gambar di bawah ini menunjukkan sisi depan solar cell (sisi yang akan menghadapi matahari), perhatikan bahwa lem silikon tidak sepenuhnya menutupi plat tembaga yang berbentuk U, karena nantinya sebagian dari plat tembaga harus bersentuhan dengan air asin.

Rangkaian teknologi listrik

Rangkaian Dasar Listrik dan Elektronik



Untuk memahami sebuah sistem rangkaian listrik dan rangkaian elektronik, terlebih dahulu harus mengerti teori dasar listrik termasuk di antaranya pemahaman elektron dan besaran-besaran listrik dasar seperti kuat arus, tegangan, dan daya listrik; pengenalan kode dan simbol-simbol listrik; pemahaman rangkaian dasar listrik dan elektronik; dan cara kerja setiap komponen.

Rangkaian dasar listrik terdiri dari 3 (tiga) bagian pokok yaitu:
1.    Sumber tegangan. Sumber tegangan (Power Supply) dapat berupa tegangan AC (bolak-balik) 220-240 VAC dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) atau tegangan DC (searah) seperti halnya Accu (Battery)
2.    Penghubung (konduktor). Berupa kawat tembaga, kabel, atau benda lain yang bersifat penghantar
3.    Load (beban). Berupa perangkat listrik atau elektronik seperti televisi, kulkas, mesin cuci, komputer, motor listrik, radio, lampu, LED, dan lain-lain
Ketiga bagian pokok rangkaian listrik tersebut dapat dihubungkan atau diputus melalui sebuah switch (saklar). Ketika saklar ditutup, arus listrik akan mengalir dari sumber tegangan melalui beban sehingga beban akan bekerja, dan akan terputus ketika saklar dibuka untuk mematikan beban.